Sabtu, 26 Desember 2015

Sial jodoh karena berhati buruk

Sial jodoh karena berhati buruk


"Jika dia hendak mendapatkan jodoh yang baik maka dia harus intropeksi diri, merubah diri dan perbanyak doa. Karena dia slalu sial mendapatkan pria bermasalah karena dirinya juga sangat bermasalah."

Pernahkah anda memiliki teman yang senantiasa bermasalah dengan pasangan atau gonta ganti pasangan karena selalu mendapatkan pasangan atau pacar yang bermasalah ? Atau justru anda sendiri yang mengalami hal demikian, slalu gagal dan gagal lagi dalam menjalin hubungan cinta kasih karena setiap kali anda menemukan pacar maka cenderung slalu mendapatkan orang yang bermasalah karakternya. Jika demikian, janganlah buru-buru menyalahkan orang lain atau nasib karena besar kemungkinan masalah utamanya justru datang dari dalam diri anda sendiri.

Sepanjang pengalaman saya sebagai Peramal Tarot dan Konsultan Spiritual slama lebih dari 13 tahun, saya banyak menemui orang-orang yang memiliki sifat egois, mau menang sendiri, merasa diri selalu benar, penuntut, cemburuan, tidak bisa intropeksi diri, temperamental dan beberapa sifat buruk lainnya. Orang-orang semacam ini cenderung selalu bermasalah dalam membina hubungan dengan pasangannya maupun dengan lingkungannya. Orang-orang dengan karakter buruk seperti ini juga cenderung tertarik dan menarik hati pada orang-orang yang juga memiliki sifat yang sama buruknya. Karakter yang buruk mengeluarkan getaran frekwensi yang cenderung akan menarik orang-orang dengan getaran yang sama. Jika anda amati dengan seksama, sebagian besar perawan tua dan perjaka tua juga memiliki karakter jelek yang menjadi hambatan utama untuk menemukan jodohnya. Dimana perawan tua dan perjaka tua tersebut cenderung pelit, sensitif, mudah tersinggungan, tertutup, cenderung anti sosial dan agak aneh. Namun demikian ada juga mereka yang telat nikah atau tidak menikah disebabkan karena panggilan Tuhan atau karena terkendala fisik maupun mengalami keterbatasan pergaulan. Saya juga sering menemui kasus dimana ada orang yang cenderung suka mengejar pria atau wanita yang bermasalah. Semakin sulit target yang didapatkan maka semakin sayang dan terobsesi bagi orang itu untuk mendapatkan cinta pria atau wanita yang dikejarnya. Biasanya orang-orang yang demikian ini, mereka memiliki karakter yang sama buruknya dengan yang mereka kejar tersebut.

Ada sebuah contoh kasus yang akan saya ceritakan terkait dengan sial jodoh karena berhati buruk dan busuk agar bisa menjadi pelajaran hidup bagi kita semua. Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan sms dari seorang wanita. Dia adalah seorang janda dengan satu anak. Dia mengeluh mengapa dia selalu mendapatkan pria-pria yang bermasalah padahal dia berharap bisa menikah dengan sosok pria baik-baik dan mampu bertanggung jawab terhadap dirinya dan anaknya. Kemudian saya balas sms tersebut yang memberitahukan bahwasanya jika hendak berkonsultasi maka ada biaya dan prosedurnya. Dimana biaya dan prosedurnya sudah sangat jelas saya tuliskan di website www.peramaltarot.com dan www.indotarot.com karena ini adalah pelayanan profesional berbayar. Bukannya tahu diri, dia malah kemudian membalas sms saya dengan kata-kata pedas. Isi smsnya mengutarakan bahwa ternyata penilaian janda tersebut perihal diri saya itu salah dan dia menilai bahwa saya ternyata tidak sebaik yang dia kira. Saya kemudian balas sms janda tersebut berisikan : saya sarankan anda untuk intropeksi diri dan banyak berdoa saja. Dia kemudian membalas lagi sms saya namun dengan serta merta saya blokir nomornya karena hanya akan membuang-buang waktu saya saja untuk mengurusi orang egois semacam dia.

Saya simpulkan bahwa janda ini slalu sial dalam upaya menemukan jodohnya karena hatinya busuk dan buruk. Ini bisa dianalisa dan diterawang dari sifat-sifat dia yang egois, temperamen, tidak tahu diri dan tidak bisa intropeksi diri. Dia hanya bisa menyalahkan orang lain dan slalu berpikir negatif. Tidak mengherankan jika pria-pria yang mendatangi kehidupan janda tersebut langsung pergi atau akan menyakiti hatinya karena pria-pria tersebut tidak tahan dengan prilaku dan sifat-sifatnya. Janda ini egois karena dia tidak mau rugi dan mengharapkan bantuan secara gratisan untuk mendapatkan solusi dari masalah pelik kehidupannya. Untuk mendapatkan solusi saja, dia tidak mau rugi!!! Dia berharap dengan gampangnya orang lain mau menolong dia. Lagipula sebenarnya saya sudah memberikan jawaban atas permasalahan janda tersebut yakni : jika dia hendak mendapatkan jodoh yang baik maka dia harus intropeksi diri, merubah diri dan perbanyak doa. Karena dia slalu sial mendapatkan pria bermasalah karena dirinya juga sangat bermasalah.

Saya sangat tegas dalam menghadapi orang-orang egois dan manipulatif semacam janda tersebut. Dalam hal ini, bukan masalah uang yang menjadi inti permasalahannya. Ini adalah pelayanan profesional berbayar dimana untuk berkonsultasi diperlukan biaya dan ada prosedurnya. Ada timbal balik bisnis dalam hal ini. Selain itu, barang gratisan kebanyakan diremehkan dan tidak dihargai terutama di mata orang-orang yang suka memanfaatkan dan egois semacam janda itu. Biaya yang harus dikeluarkan merupakan filter atau alat penyaringan untuk membedakan mana orang yang serius ingin mendapatkan solusi dan mana orang yang egois dan tidak mau rugi.

Jika anda saat ini mendapatkan pasangan yang kebetulan memiliki sifat-sifat yang buruk maka ada baiknya saat ini anda segera sadar dan intropeksi diri. Bisa jadi anda terjebak dalam hubungan yang rumit dan sulit karena diri anda juga bermasalah. Sejatinya, dalam hubungan cinta kasih itu tidak ada paksaan. Semua terjadi atas kesadaran dan pilihan yang dibuat oleh diri kita sendiri. Seringkali jodoh yang kita miliki itu merupakan cerminan dari diri kita sendiri. Anda tidak perlu menyalahkan orang lain atau pasangan ketika anda sering konflik atau mengalami tragedi dalam hubungan cinta kasih. Jika anda intropeksi diri lalu berubah, nantinya akan ada suatu jalan pencerahan untuk menemukan jalan cinta kasih yang lebih harmonis dan membahagiakan. Perubahan bisa terjadi dalam bentuk keberanian untuk memutuskan hubungan  yang rumit dan timbulnya kondisi pikiran dengan kesadaran baru.
 -----------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

-----------------------------------------------------------------  

Senin, 21 Desember 2015

Arti mimpi berbaju hitam

Arti Mimpi Berbaju Hitam

 
Beberapa waktu yang lalu ada seorang teman datang dan bertanya perihal arti mimpi yang dia alami pada malam sebelumnya. Di dalam mimpi tersebut dia nampak memakai baju hitam namun dia hanya sendirian. Mimpi ini dia alami beserta mimpi lain yang cukup mengganggu.

Arti mimpi berbaju hitam atau arti mimpi memakai baju hitam tersebut menandakan bahwa dia sedang menjadi bahan pembicaraan atau terkena fitnah di kalangan saudara-saudaranya atau lingkungan pergaulannya. Nampaknya beberapa orang yang tidak suka kepadanya sedang membicarakan keburukannya di belakangnya. Saya menyarankan kepadanya agar lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata terutama di depan saudara-saudara iparnya. Dia memang tidak cocok dengan sebagian besar saudara-saudara iparnya sejak pertama kali dia menikah dengan suaminya. Akhir-akhir ini dia memang sedang bermasalah dengan beberapa saudara iparnya terkait dengan masalah uang dan hutang piutang. Dia tidak perlu mengklarifikasi perihal fitnah atau penilaian jelek terhadap dirinya karena tidak ada gunanya. Pada dasarnya orang yang sudah sirik dan tidak suka kepada kita, mereka akan slalu mencari-cari keburukan dan kesalahan yang kita lakukan. Kita cukup menghindar dan tidak perlu terlibat terlalu jauh berurusan dengan mereka.

Mimpi berbaju hitam ini merupakan salah satu contoh bahwa mimpi bisa juga berfungsi sebagai nasehat dan peringatan agar kita lebih waspada dan mawas diri dalam bertingkah laku dalam menjalani kehidupan. Mimpi tidak selalu berfungsi sebagai firasat atau sekedar bunga tidur. Masih banyak lagi contoh-contoh lain yang nantinya akan saya ceritakan pada postingan berikutnya.
 -----------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

-----------------------------------------------------------------  

Selasa, 15 Desember 2015

Ramalan tarot perselingkuhan

Ramalan Tarot Perselingkuhan



Beberapa hari yang lalu, salah satu teman meminta pendapat dan masukan perihal ramalan tarot selingkuh atau ramalan tarot tentang perselingkuhan terkait dengan calon suaminya yang dia dapatkan dari peramal tarot lain. Teman saya ini sebut saja bernama A dan hendak menikah dengan calon suami yang bernama B. Si peramal tarot ini menyampaikan bahwa calon suaminya sudah lama berselingkuh dengan wanita pribumi, berkulit putih dan cintanya abadi dan seterusnya. Inti kata, hasil ramalannya sangat menyeramkan dan terlalu menyakitkan bagi si A. Si A sangat stress dan sedih sekali mendapatkan hasil ramalan yang demikian itu. Kemudian saya balik bertanya kepada si A, kartu tarot apa saja yang telah keluar pada saat si peramal tarot itu meramalkan ramalan tarot tentang kondisi calon suaminya tersebut. Kemudian si A menyebutkan beberapa kartu ramalan tarot yang dia ingat dan saya mencoba untuk mengartikannya dari sudut pandangan ramalan saya sendiri. Saya mencoba melihat dari sudut pandang yang lain namun saya juga tidak menjelek-jelekan hasil ramalan tarot peramal itu karena itu sesuatu yang tidak etis. Bagaimana pun juga setiap peramal tarot memiliki gaya pembacaan yang unik dan berbeda-beda.

Secara diplomatis saya sampaikan kepada si A bahwasanya saya maupun para peramal tarot dan paranormal lainnya itu, kami ini tetaplah manusia biasa yang bisa salah. Kami ini bukanlah Tuhan yang sudah pasti benar adanya. Jadi, saya sarankan agar si A jangan menelan mentah-mentah semua ramalan tarot yang dia dapatkan. Dia hendaknya bisa memilah-milah secara logika hasil ramalan tarot yang diberikan. Lagipula merupakan hal yang sangat sulit untuk bisa meramal dengan hasil akurasi ketepatan ramalan 100 persen, terkadang memang bisa demikian namun tidak selama bisa begitu. Hanya Tuhanlah yang Maha Tahu dan bersifat mutlak. Ada baiknya si A memperbandingkan fakta dengan hasil ramalan, apakah sesuai atau tidak dengan faktanya karena bagaimana pun juga dia lah yang menjalani semuanya dan dia juga yang paling mengerti kondisi calon suaminya. Adapun ramalan tarot itu hendaknya dijadikan sebagai masukan atau sekedar saran saja, janganlah dianggap sebagai suatu kepastian. Kemudian saya menyarankan kepada si A untuk membicarakan semuanya dengan calon suaminya. Dia hendaknya berbicara dari hati ke hati agar keraguan sirna dan kepercayaan kembali dipulihkan. Ini merupakan suatu pelajaran hidup bagi kita semuanya.

Ramalan tentang perselingkuhan dengan metode apapun, menurut pandangan saya, sama rumit dan sensitifnya dengan ramalan terkait kasus pencurian atau pelaku kejahatan lainnya. Dimana hasil ramalan yang didapatkan terkait perselingkuhan atau pencurian sama-sama sulit dibuktikan secara otentik. Salah-salah justru kita yang dituduh menfitnah tanpa bukti. Masalah perselingkuhan di ranah hukum pun merupakan suatu kasus yang paling sulit dibuktikan, ibarat kentut ada baunya akan tetapi tidak ada wujudnya. Maka dari itulah, apabila anda bertindak sebagai peramal atau paranormal maka ada baiknya anda bisa menyampaikan hasil ramalan dengan cara yang halus dan tidak frontal. Hendaknya jangan terlalu berambisi untuk meramal dengan hasil benar. Anda perlu mempertimbangkan dampak psikologis dan emosional orang yang berkonsultasi dengan anda. Sedangkan bagi anda yang hendak berkonsultasi ramalan terkait dengan perselingkuhan, ada baiknya anda juga tetap menggunakan logika agar tidak lepas kendali emosi. Pertimbangkan dan analisa dengan matang fakta dan kenyataannya, apabila banyak tidak cocoknya maka anda tidak perlu risau memikirkan hasil ramalan perselingkuhan tersebut. Sekali lagi, jadikanlah hasil ramalan sebagai masukan dan bahan perenungan serta bimbingan dalam menentukan langkah-langkah anda.
 -----------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

-----------------------------------------------------------------  

Rabu, 09 Desember 2015

Kematangan spiritual religius

Kematangan Spiritual Religius


Berikut ini merupakan sekelumit gambaran kematangan spiritual manusia yang diperumpamakan sebuah alat musik biola. Dimana seseorang yang masih rendah tingkat pemahamannya dalam mendalami agama atau keyakinannya cenderung kasar, brutal dan radikal serta tak jarang menciptakan kelompok-kelompok fanatisme fatal. Orang-orang semacam ini diibaratkan seseorang yang masih dalam tahap pembelajaran memainkan alat musik biola, suara yang dihasilkan terdengar sumbang dan menyakitkan telinga.

Di sisi lain, orang-orang yang telah matang pemahamannya dalam menjalani agama atau keyakinannya diibaratkan seorang pemain biola yang telah mahir sehingga hasil alunan musik terdengar sangat merdu dan menghibur. Orang-orang dengan tingkat pemahaman agama yang sudah tinggi, mereka adalah orang-orang yang telah banyak belajar dari kehidupan. Mereka telah lolos uji dari berbagai masalah yang membentuk mereka menjadi makluk spiritual. Untuk meraih kematangan spiritual religius dibutuhkan sebuah proses yang panjang. Ibarat memainkan sebuah biola, agar dapat menghasilkan suara merdu alunan dawai biola diperlukan proses pembelajaran yang panjang. Semakin tinggi ilmu dan pengalamannya maka akan semakin merdu pula alunan musik yang dihasilkannya.

Semakin tinggi kematangan spiritual religius seseorang maka akan semakin terbuka pola pikirnya sehingga orang itu akan semakin mudah menerima perbedaan antara penganut keyakinan yang berbeda-beda. Para spiritualis yang telah matang akan menyadari bahwa semua agama itu memiliki tujuan dan misi yang sama. Ibarat jeruji-jeruji sebuah roda, meskipun berbeda-beda dan terpecah-belah namun semua akan menuju kepada satu titik yang sama.

Namun sayangnya, tidak semua orang bisa lolos uji dalam proses kematangan spiritual religiusnya. Banyak diantara mereka yang hingga maut menjemput masih melekat pada suatu keyakinan fanatik fatalistik. Kegagalan dalam meraih kematangan spiritual religius bisa juga disebabkan karena salah dalam metode pembelajarannya yang terjadi turun temurun atau juga guru yang salah dalam cara pengajarannya. Suatu belief system yang tercipta secara keturunan.


Catatan :
Perbedaan antara spiritual dan religius adalah : Religius adalah suatu keyakinan yang didasari oleh loyalitas terhadap dogma, aliran, aturan dan keyakinan serta mengandung dualisme salah atau benar. Sedangkan Spiritual adalah suatu keyakinan yang didasari oleh cinta kasih dan keadilan. Spiritual tidak melihat segala sesuatu berdasarkan hitam dan putih.
 -----------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

-----------------------------------------------------------------