Senin, 11 Februari 2013

Misteri penampakan hantu pocong

Fenomena penampakan pocong di seantero nusantara memiliki sejarah yang panjang dan telah berumur berabad-abad. Konon misteri penampakan pocong sudah ada di masa kerajaan mataram islam di jawa. Memang keberadaan pocong tidak lepas dari budaya islam karena hanya masyarakat yang memeluk agama Islam saja yang mewajibkan mayat dibalut dengan kain kafan ketika dimakamkan. Maka tidak mengherankan apabila penampakan hantu pocong lebih dikenal dan menjadi semacam mitos di daerah-daerah yang menganut agama Islam. Penampakan pocong tidak hanya ada di Indonesia saja namun di Malaysia mitos penampakan hantu ini juga ada. Di Malaysia hantu pocong lebih dikenal dengan nama hantu bungkus atau hantu punjut.

Hantu pocong merupakan sesosok hantu yang sangat fenomenal. Keberadaannya antara ada dan tiada. Namun dari sekian banyaknya jenis hantu di nusantara, hanya sosok pocong saja yang paling terkenal dan paling menakutkan padahal jika dilihat dari bentuk dan perwujudannya termasuk sederhana. Hanya saja yang seringkali menakutkan kesannya karena beberapa pocong menampakan wujudnya dengan wajah terbuka disertai tatapan mata kosong atau terkadang melotot. Keberadaan hantu pocong yang misterius  membuat sebagian besar masyarakat modern mengganggapnya hanya sekedar mitos dan legenda.

Saya ingin menjelaskan fakta dan beberapa hal berdasarkan pengalaman pribadi terkait sosok hantu pocong dimana ada beberapa gambaran keliru perihal hantu pocong. Hal yang pertama adalah hantu pocong yang sebenarnya tidak berjalan dengan meloncat-loncat. Hantu pocong yang meloncat-loncat hanya ada di adegan sebuah film horror saja dimana hal tersebut dibuat demikian agar memudahkan bagi aktor pemeran pocong dalam berjalan atau memberikan efek dramatis. Hantu pocong yang asli, mereka berjalan dengan menyeret kakinya. Bunyi seretan kaki-kaki pocong sangat khas karena terkesan lambat dan seolah terbebani oleh sesuatu yang berat. Ada beberapa penampakan pocong yang melayang namun kebanyakan dari mereka hanya diam saja tak bergerak.

Hal lainnya, kemunculan hantu pocong tidak slalu harus di malam hari. Di pagi, siang maupun sore pun bisa menampakan diri namun hantu pocong biasanya lebih sering muncul di antara jam 1 dini hari hingga jam 4 subuh sedangkan sore hari kebanyakan terlihat diantara adzan maghrib dan adzan isya'. Kemunculan hantu pocong merupakan suatu tanda akan adanya suatu bencana atau musibah atau penyakit atau akan ada yang meninggal di daerah tertentu.

Kemunculan hantu pocong juga biasa terdapat di tempat-tempat mencari pesugihan. Fenomena hantu pocong meludah kebanyakan ada di daerah-daerah pesugihan. Jika seseorang yang sedang mencari pesugihan biasanya akan dihadapkan pada beberapa jenis penampakan sebagai batu ujian sebelum orang tersebut lolos dan mendapatkan pesugihan yang diinginkannya. Hantu pocong akan meludahi seseorang yang mencoba mendekatinya dan daerah kulit manusia yang terkena ludahnya akan menjadi koreng atau membusuk.

Penampakan hantu pocong bentuk dan wujudnya sangat bergantung pada kondisi akhir kematian si pocong tersebut. Arwah-arwah manusia yang meninggal secara tragis biasanya akan muncul berwujud pocong yang kotor dan bermuka menyedihkan. Namun ada juga yang terbungkus rapi dan biasanya penampakan hantu pocong yang demikian ini merupakan pertanda akan terjadi sesuatu. Ada kalanya kemunculan hantu pocong di dalam rumah ada kaitannya dengan arwah dari saudara atau orang tua yang bersangkutan. Arwah tersebut merasa prihatin dan kawatir sehingga arwah itu mencoba memberi suatu peringatan sebagai wujud kepedulian.

Di postingan artikel berikutnya, akan saya ceritakan beberapa pengalaman mistis penampakan hantu pocong dimana saya pernah melihatnya di teras mesjid dan beberapa penampakan lainnya terkait firasat kematian dan godaan ketika melakukan suatu ritual.

------------------------------------
Untuk berkonsultasi dengan Priyashiva Akasa Dwijendra/Priyashiva Akash, anda bisa menghubungi 
Telp/WA: +62 856 70 345 22 (Syarat & Ketentuan Berlaku)  

Priyashiva Akasa Dwijendra
-------------------------------
YouTube Channel :
Acara TV Priyashiva Akasa Dwijendra

----------------------------------